Rabu, 26 Juli 2017

My Story

Perkenalkan, namaku Widi Nugroho. Aku lahir di sebuah kabupaten di selatan Jawa Tengah yakni kabupaten Purworejo. Sekarang aku tinggal di Yogyakarta bersama istri yang aku nikahi sejak tahun 2009. Aku bekerja sebagai pengajar di sebuah sekolah dasar negeri di kabupaten Sleman. Aku mulai bekerja sebagai pengajar pada tahun 2009. Kala itu ada pendaftaran CPNS dengan kuota yang cukup besar sehingga aku sangat bersyukur sekali dapat diterima sebagai guru karena memang aku mendaftarkan diri dengan modal ijasah PGSD yang mana aku merupakan lulusan DII PGSD UNY pada tahun 2006.

Mungkin tak ada yang istimewa dari cerita di atas, namun cerita yang sebenarnya berawal pada tahun 2004 saat aku mendaftar kuliah dengan memilih jurusan PGSD. Waktu itu aku mendaftar kuliah memang atas saran dari orang tua khususnya Ibuku, karena sudah mencoba mendaftar kuliah ditempat lain ternyata tidak ada yang lolos seleksi. Ketika itu jurusan PGSD adalah jurusan yang dianggap paling kacangan baik di kampus UNY maupun yang lainnya. Tak ada yang mau mendaftar karena memang jurusan tersebut tidak bergengsi, rata-rata yang mendaftar adalah anak dari guru SD yang ada di daerah atau anak petani dan pedagang di kampung. Bahkan sampai dijadikan program pemerintah daerah dimana pemerintah daerah dibeberapa kabupaten di Jawa Tengah dan DIY sengaja mengirimkan calon-calon mahasiswa dari daerah masing-masing untuk dididik menjadi guru di UNY. Sehingga jika di sandingkan dengan jurusan yang lainnya, maka mahasiswa jurusan PGSD sangat terlihat sekali culunnya.

Singkat cerita aku diterima dan harus menempuh perkuliahan selama dua tahun dan harus lulus karena sistemnya menggunakan sistem paket. Dibangku kuliah inilah aku dipertemukan dengan istriku yang sekarang. Henny Susilowati namanya. Perempuan kelahiran Bangka yang sudah beberapa tahun tinggal di Jogja. Sebelumnya kami adalah teman biasa yang kebetulan selalu duduknya berjejer ketika kuliah dengan seorang teman satu lagi bernama Asih Suwarni. Kami sering duduk bertiga, dan kemana-mana sering bertiga. Tak ada yang aneh memang, baru ketika menjelang berakhirnya tahun kedua yang mana sebentar lagi akan lulus aku dan istriku berpacaran yang mana awalnya memang tidak pernah ada rasa karena menganggap hanya teman biasa. Karena sering curhat berdua sehingga rasa itupun muncul.

Akhir dari perkuliahanpun tiba. Akhir tahun 2006 kami diwisuda dan aku harus kembali ke Purworejo sambil menunggu lowongan pendaftaran CPNS. Akupun tinggal kembali di Purworejo dan kebetulan waktu itu karena ditempat Ibuku bekerja kekurangan tenaga. Kebetulan Ibu adalh seorang guru SD juga, sehingga aku diperbantukan di SD Ibuku. Walaupun demikian aku setiap akhir pekan selalu ke Jogja untuk bertemu istriku karena memang kami tidak putus dan kebetulan kontrakan ketika kuliah masih ada jadi bisa dipakai untuk tempat singgah. Minggu demi minggu, bulan demi bulan aku lalui hingga tiba waktu itu pada bulan Mei 2007. Kebiasaanku ketika betemu dengan istriku ketika itu yaitu pada hari Sabtu aku berangkat ke Jogja dan Minggu malam aku pulang ke Purworejo, namun tak jarang aku pulang hari Senin pagi-pagi karena aku harus mengajar.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar